Pages

Jumat, 18 Mei 2012


MAKANAN YANG BISA HILANGKAN BAU BADAN


Bau badan bisa membuat orang tersingkir dari pergaulan. Alhasil, sejuta cara dilakukan untuk membasmi bau badan. Berikut ada beberapa makanan yang bisa berkhasiat menghilangkan bau badan.

Tubuh menghasilkan keringat dari kelenjar apokrin dan ekrin. Kelenjar ekrin memproduksi sebagian besar 'keringat asin' yang mendinginkan tubuh. Mayo Clinicmencatat bahwa bau badan timbul karena kelenjar apokrin, yang mengeluarkan keringat lemak di daerah dengan rambut berlimpah, seperti kulit kepala, ketiak dan selangkangan.

Keringat berfungsi menghilangkan racun dari tubuh, termasuk yang dihasilkan melalui makanan yang Anda makan, yang dapat mengembangkan bau ketika kontak dengan bakteri pada kulit. Mengubah makanan bisa membantu bau tubuh.

Berikut beberapa makanan yang bisa membantu menghilangkan bau badan, seperti dilansir Livestrong, Sabtu (17/9/2011):

1. Daging putih
Makan daging putih seperti daging ayam dan ikan, bukan daging merah (daging sapi atau kambing), dapat mengurangi bau badan. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Chemical Senses tahun 2006 menyimpulkan bahwa mengonsumsi daging merah dapat memiliki efek negatif pada bau badan.

2. Sayuran
Oregon State University menyatakan bahwa bau badan amis dikaitkan dengan makan makanan yang mengandung tingkat kolin tinggi. Food and Nutrition Board of the Institute of Medicine merekomendasikan bahwa laki-laki mengonsumsi tidak lebih dari 550 mg kolin per hari dan perempuan tidak lebih dari 425 mg per hari.

Sayuran umumnya rendah kolin dan makan makanan yang kaya sayuran dimasak maupun segar (mentah) dapat membantu mengurangi bau badan. Sayuran yang mengandung jumlah kolin paling rendah antara lain kangkung, wortel, mentimun, labu, tomat, lobak, selada dan kol.

3. Buah
Buah adalah contoh lain makanan yang rendah kolin dan dapat membantu menghilangkan bau badan. Apel, stroberi, pir, jus jeruk, jus anggur, nanas, pisang, blueberry dan semangka mengandung beberapa tingkat terendah dari kolin.
(mer/ir)
Sumber: Detikhealth.com

0 komentar:

Posting Komentar